EKBISPAR.COM – Santer beredar kabar, uang Rupiah kertas tahun cetak 2026 yang memuat tanda tangan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ramai diburu kolektor karena masa jabatannya yang singkat.
Ini bukan hoax. Uang bertanda tangan Purbaya sang mantan Menteri Keuangan RI ini ditemukan pada pecahan Rp100.000. Uang yang memuat tanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Perry Warjiyo ini dianggap langka dan bernilai numismatik oleh kolektor.
Bank Indonesia menegaskan uang tersebut tetap sah sebagai alat pembayaran. Ya, tanda tangan disesuaikan dengan pejabat saat uang diproduksi.
Bebas
Uang ini beredar bebas di masyarakat karena merupakan alat pembayaran yang sah dan didistribusikan secara resmi oleh Bank Indonesia (BI).
Meskipun saat ini ramai diburu oleh para kolektor, namun tetap didistribusikan secara normal. Uang pecahan Rp100.000 cetakan 2026 ini diedarkan melalui jalur perbankan umum dan ATM seperti uang Rupiah pada umumnya untuk memenuhi kebutuhan uang kartal masyarakat.
Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan bahwa BI masih terus mencetak dan menerbitkan uang dengan tanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Perry Warjiyo.
Pencetakan uang baru dilakukan bertahap sesuai kebutuhan pasokan uang tahunan yang telah direncanakan sejak akhir tahun lalu, sehingga uang dengan tanda tangan pejabat sebelumnya ini masih akan keluar secara alami ke pasar. (Hilal)



