EKBISPAR.COM – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) Banten, Roni Hardiriyanto Adali, menyatakan akan kembali fokus pada bisnis dan keluarga setelah menyelesaikan masa kepemimpinannya di REI Banten.
Hal tersebut disampaikan Roni saat ditemui seusai acara Gala Dinner dan REI Award dalam rangka Musyawarah Daerah (Musda) IX REI Banten Tahun 2026, di Hotel Aston Serang, Sabtu malam (24/10/2026).
Roni mengatakan, selama memimpin REI Banten, berbagai kegiatan telah dilakukan untuk memperkuat kebersamaan antaranggota serta mendorong kontribusi para pengembang terhadap masyarakat dan lingkungan.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah gerakan penanaman pohon yang dilaksanakan secara serentak di berbagai lokasi proyek anggota REI.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurut Roni, program tersebut menjadi bentuk nyata tanggung jawab para pengembang dalam menjaga kelestarian lingkungan.
DPP REI mendorong seluruh DPD untuk menggerakkan para anggotanya agar turut melaksanakan penanaman pohon di wilayah masing-masing.
“Setiap ada kegiatan yang dilakukan DPP maupun DPD REI, kami ingin ada kegiatan seperti ini. Ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami di daerah kemudian menggerakkan anggota untuk melakukan hal yang sama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kepedulian terhadap lingkungan semakin penting di tengah berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk banjir dan tanah longsor. Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak, termasuk sektor pengembang perumahan, untuk ikut menjaga keseimbangan lingkungan.
Karena itu, menurut Roni, kegiatan penghijauan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan jenis tanaman dan kondisi lingkungan setempat. REI juga diharapkan dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Selain kegiatan sosial dan lingkungan, Roni menilai REI memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang solid di antara para pengembang. Kebersamaan, persahabatan, dan budaya guyub menjadi modal penting untuk menjaga kekompakan organisasi.
Ia berharap tradisi kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan oleh kepengurusan REI Banten berikutnya.
Dengan demikian, pergantian kepemimpinan tidak mengurangi soliditas organisasi maupun semangat para anggota untuk berkontribusi bagi perkembangan sektor properti di Banten.
Menjelang berakhirnya masa kepemimpinannya, Roni menyampaikan bahwa dirinya akan memberikan perhatian lebih besar kepada bisnis dan keluarga. Meski demikian, ia tetap membuka ruang untuk berkontribusi bagi organisasi melalui peran lain di tingkat nasional.
Musda IX REI Banten Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi organisasi untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program kerja ke depan.
Melalui momentum tersebut, diharapkan REI Banten semakin solid dalam memperkuat peran pengembang perumahan, mendorong pertumbuhan sektor properti, serta mendukung pembangunan yang memperhatikan aspek sosial dan kelestarian lingkungan.(dik)



