EKBISPAR.COM – Ada yang berbeda di langit Semarang saat ulang tahun beberapa waktu lalu. Ya, balon udara berterbangan dan menarik ribuan orang untuk berkumpul dan menyaksikan acara ini.
Festival Balon Udara di Lapangan Tembak Tembalang menjadi daya tarik utama dalam perayaan HUT ke-479 Kota Semarang.
Acara ini menampilkan 18 peserta dengan balon udara berukuran besar dan beragam bentuk. Tingginya animo masyarakat membuat belasan ribu pengunjung memadati lokasi dan menyebabkan kemacetan parah di sekitar kawasan tersebut.
Acara ini menjadi festival balon udara pertama yang diadakan di kota tersebut.
Balon-balon udara raksasa dengan berbagai bentuk dan warna meramaikan langit Semarang. Kegiatan ini bagian dari kolaborasi perayaan hari jadi Kota Semarang ke-479 bersama Bank Jateng Syariah.
Antusiasme warga sangat luar biasa. Puluhan ribu pengunjung memadati area lapangan sejak pagi hari. Sayangnya, membludaknya jumlah warga yang hadir menyebabkan kemacetan parah di sejumlah akses jalan menuju lokasi seperti kawasan Tembalang dan sekitarnya.
Selain itu, terdapat keluhan teknis dari pengunjung terkait balon yang tidak diterbangkan dengan bebas melainkan ditambatkan menggunakan tali demi alasan keamanan penerbangan dan lingkungan.
Acara ini menjadi magnet wisata baru bagi warga Semarang dan sekitarnya, meskipun meninggalkan beberapa catatan evaluasi terkait manajemen keramaian dan rekayasa lalu lintas.
Kreasi
Balon udara dalam perayaan HUT Kota Semarang bukanlah buatan satu orang. Balon-balon tersebut merupakan hasil kreasi dan karya dari para komunitas pengrajin serta peserta festival balon udara asal Wonosobo yang didatangkan khusus dalam rangkaian acara peringatan hari ulang tahun Kota Semarang.
Tradisi balon udara yang ditampilkan ini memang secara spesifik dibawa dan merupakan ciri khas budaya dari Kabupaten Wonosobo.
Dalam Festival Balon Udara yang diadakan untuk memeriahkan HUT Kota Semarang, balon-balon udara yang diterbangkan tampil dalam berbagai motif kreatif. Motif tersebut meliputi:
Corak dan motif tradisional batik Semarangan, seperti ikon burung blekok dan motif khas lainnya. Berbagai bentuk karakter unik dan menarik.
Balon dengan gradasi dan kombinasi warna yang atraktif juga ada dalam festival ini. (Hilal)



