EKBISPAR.COM – Perwakilan Banten berhasil meraih tahta tertinggi sebagai juara Putri Indonesia 2026. Pada perhelatan ke-29 Putri Indonesia yang digelar pada 24 April 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta ini Puteri Indonesia Banten 2026 ini berjaya.
Ia adalah kreator konten berusia 25 tahun, lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan, yang dikenal fokus pada isu sosial dan keberlanjutan.
Laman Kompas membahas, Agnes Aditya Rahajeng resmi menyandang gelar Puteri Indonesia 2026 setelah mengungguli 45 finalis dari berbagai provinsi di Indonesia.
Mahkota Borobudur disematkan langsung kepada Agnes sebagai simbol kemenangan, menandai awal perjalanannya sebagai representasi perempuan Indonesia di tingkat nasional maupun internasionall.
Keberhasilan Agnes tidak lepas dari performanya yang menonjol, terutama saat sesi tanya jawab di babak empat besar.
Pada tahap krusial ini, para finalis diuji kemampuan berpikir kritis sekaligus ketegasan dalam mengambil keputusan.
Dikutip dari Up Now Media, Sabtu (25/4/2026), pertanyaan yang diajukan Dewan Penasihat Yayasan Puteri Indonesia sekaligus juri, Putri Kus Wisnu Wardani, menyoroti dilema antara melanjutkan pendidikan melalui beasiswa di universitas ternama dunia atau mendampingi ibu yang tengah menghadapi kondisi kesehatan yang kurang baik.
Menjawab pertanyaan tersebut, perempuan 26 tahun itu menjawab dengan mantap memilih keluarga sebagai prioritas utamanya.
“Saya akan memilih ibu saya, karena bagi saya, kesempatan akan selalu datang, tapi hidup ini hanya sekali. Semua yang ditakdirkan untuk kita, tidak akan lepas dari kita,” ujar Agnes.
Ia juga menambahkan bahwa impian, pendidikan, dan karier masih dapat diraih di kemudian hari, sementara waktu bersama keluarga merupakan hal yang tak tergantikan. .
“Mimpi, beasiswa, karier, akan selalu bisa diraih lagi, tapi waktu bersama keluarga itu jauh lebih berharga,” lanjutnya. Jawaban tersebut dinilai kuat dan menyentuh, sekaligus menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkannya meraih posisi tertinggi.
Dengan kemenangan ini, Agnes menerima estafet dari Puteri Indonesia 2025, Firsta Yufi Amarta Putri. Selama satu tahun ke depan, ia akan menjalankan berbagai tugas sebagai duta perempuan Indonesia, baik di dalam negeri maupun di ajang internasional.
Peran ini mencakup advokasi terhadap isu-isu sosial, budaya, hingga pemberdayaan perempuan, sejalan dengan visi besar ajang Puteri Indonesia. (Hilal)


