EKBISPAR.COM — Produk camilan lokal dengan merek Banyu Asri terus menunjukkan perkembangan positif di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan ringan yang unik dan bernilai gizi.
Pemilik usaha Banyu Asri menjelaskan, produk yang ditawarkan merupakan camilan dengan lima varian rasa, yakni original, keju, manis, balado, dan barbeque.
“Saya punya makanan ringan dengan brand Banyu Asri, ada lima varian rasa, yaitu original, keju, manis, balado, dan barbeque,” ujar Made. Dari sisi harga, produk ini dijual dengan kisaran Rp17.000 per kemasan. Namun khusus varian keju dibanderol lebih tinggi karena memiliki berat yang berbeda.
“Untuk harga rata-rata Rp17.000, tapi khusus varian keju Rp20.000 karena gramasinya lebih besar,” katanya. Keunggulan utama dari produk ini terletak pada bentuknya yang unik serta penggunaan bahan tambahan berupa daun kelor, yang dikenal memiliki kandungan serat tinggi.
“Kelebihannya bentuknya unik dan diisi daun kelor, jadi punya nilai serat tinggi, terutama untuk yang kurang suka sayur,” jelasnya. Ia menceritakan, awal mula menjalankan usaha ini berangkat dari coba-coba saat mengantar anak ke sekolah. Produk buatannya ternyata mendapat respons positif dari lingkungan sekitar.
“Awalnya coba-coba, ternyata ibu-ibu banyak yang suka dan menyarankan untuk dijual. Dari situ saya mulai serius menjadikannya sebagai usaha,” ungkapnya. Memasuki momen Ramadan dan Lebaran, permintaan produk Banyu Asri mengalami peningkatan signifikan, terutama untuk varian keju dan produk dalam kemasan curah.
“Sekarang lagi tinggi-tingginya orderan, terutama untuk Lebaran. Banyak yang pesan kiloan, khususnya varian keju,” katanya. Tak hanya dipasarkan secara lokal, produk Banyu Asri juga telah menembus pasar ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret, serta toko oleh-oleh.
Bahkan, produk ini juga pernah dipasarkan hingga ke luar negeri dan mendapat perhatian dari publik figur Raffi Ahmad. Ke depan, pelaku usaha berharap produknya dapat terus berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas. “Harapannya semoga bisnis ini bisa terus berkembang dan diminati semua kalangan hingga tingkat nasional,” tutupnya.
(Sarah)


