EKBISPAR.COM — Di tengah maraknya persaingan usaha kuliner di Banten, Botak YuMie hadir menawarkan konsep makanan rumahan dengan cita rasa khas dan harga terjangkau. Tempat makan ini menyediakan beragam menu, mulai dari berbagai macam nasi, mie ayam, dimsum, bakso gepeng, bakso goreng, hingga otak-otak goreng yang semuanya dibuat secara homemade.
Pihak Botak YuMie menyampaikan, harga menu yang ditawarkan sangat ramah di kantong, yakni berkisar mulai dari Rp6 ribu hingga Rp30 ribu. Dengan variasi harga tersebut, Botak YuMie menyasar berbagai kalangan masyarakat, baik untuk sekadar camilan maupun makan berat.
Keunggulan utama Botak YuMie terletak pada proses pengolahan yang dilakukan sendiri. Berbeda dengan banyak usaha sejenis yang menggunakan produk frozen, Botak YuMie memilih memproduksi sendiri sebagian besar menunya. Mulai dari bakso goreng, dimsum, hingga mie ayam dibuat secara mandiri untuk menjaga kualitas rasa dan bahan.
“Kebanyakan produk kami homemade. Jadi bukan pakai frozen. Dimsum, bakso, sampai mie ayam kita bikin sendiri,” ujar pihak Botak YuMie. Untuk menu mie ayam, Botak YuMie juga menghadirkan racikan bumbu yang berbeda. Tidak hanya mengandalkan garam atau penyedap rasa, tetapi ditambah berbagai rempah sehingga cita rasanya lebih kaya. Tekstur mie pun dibuat sendiri, bukan mie instan atau mie pasaran, sehingga memberikan sensasi rasa yang khas.
Sementara itu, menu dimsum dan bakso di Botak YuMie dibuat dari bahan 100 persen daging ayam dan udang, tanpa campuran tepung berlebih. Hal ini menjadi salah satu ciri yang membedakan Botak YuMie dengan usaha kuliner serupa di sekitarnya.
Meski harus bersaing dengan banyak pelaku usaha kuliner sejenis, pemilik Botak YuMie mengaku optimistis. Menurutnya, setiap usaha memiliki rezekinya masing-masing. Seiring waktu, Botak YuMie mulai mendapatkan respons positif dari pelanggan dan kerap ramai dikunjungi.
Saat ini, Botak YuMie masih memiliki satu cabang dan mulai beroperasi pada tahun ini, dengan grand opening yang berlangsung sekitar pertengahan tahun. Ke depan, pemilik berharap Botak YuMie dapat semakin dikenal dan terus ramai dikunjungi masyarakat. “Harapannya ke depan semoga bisa lebih ramai lagi dan makin banyak yang nyobain, karena rasanya agak beda dan semuanya kita bikin sendiri,” pungkasnya.
(Sarah)


