EKBISPAR.COM – Terobosan bisnis selalu saja bermunculan. Setelah penjual kopi keliling dan teh keliling dengan gerobak motor listrik, sekarang ada penjual nasi padang keliling dengan konsep serupa. Namanya Nasi Padang Keliling 88.
Nasi Padang Keliling 88 Serang ini adalah pelopor Nasi Padang keliling di Kota Serang. Dengan tagline juaranya nasi padang, harga mulai dari Rp 12.000. Biasanya keliling dari Senin – Jumat pukul 10.00 – 18.00 WIB.
Nasi Padang Keliling 88 di Serang memang berjualan menggunakan gerobak, memadukan cita rasa masakan Minang otentik dengan konsep kaki lima yang praktis.
Gerobak ini umumnya mangkal atau berkeliling di area publik yang ramai. Salah satu titik operasinya yang sering dikunjungi berada di sekitar kawasan Serang Trade Center (STC). Kadang juga di depan SMPN 15 Kota Serang.
Jam operasional keliling biasanya dimulai dari pukul 08.00 – 16.00 WIB.
Konsep gerobakan ini menyajikan berbagai pilihan lauk pauk khas Padang dengan harga yang lebih terjangkau.
Lauk favorit meliputi potongan daging, ayam bakar, dan dendeng balado. Menu pelengkap, ada sayur gulai nangka, daun singkong rebus, dan sambal hijau/merah.
Tren
Ya, jualan nasi Padang secara keliling menggunakan gerobak modern atau motor saat ini sudah menjadi tren kuliner baru dan bisa ditemukan di beberapa kota besar lain di Indonesia.
Konsep ini mulai ramai diadopsi karena praktis, higienis, dan menawarkan harga porsi ramesan yang relatif lebih ramah di kantong. Beberapa kota yang sudah memiliki layanan nasi Padang keliling antara lainJakarta, Bekasi, & Tangerang.
Salah satu pelopor waralaba nasi Padang keliling terbesar adalah Si Paling (Padang Keliling). Merek ini mengoperasikan puluhan armada gerobak modern di area perkantoran dan perumahan Jabodetabek.
Tren ini juga sudah mendarat di Surabaya seperti daerah Gubeng dan sekitarnya lewat ekspansi armada Si Paling Padang Keliling Surabaya yang membawa lauk lengkap dari rendang sampai gulai ayam.
Di Pekanbaru terdapat gerobak kuliner keliling Dapua Ande Nasi Padang Keliling yang menjajakan menu ramesan Minang rumahan seharga belasan ribu rupiah menggunakan sistem gerobak mandiri.
Di Sukabumi & Palembang, beberapa pelaku usaha lokal di kota ini menggunakan konsep “Pangling” (Padang Keliling) menggunakan sepeda atau motor yang dimodifikasi layaknya penjual kopi keliling.
Unik
Keunikan nasi Padang keliling dibanding rumah makan biasa adalah menerapkan sistem jemput bola. Menggunakan gerobak listrik, sepeda, atau motor sehingga pembeli di area perumahan atau perkantoran tidak perlu keluar jauh.
Kemasannya lebih praktis. Lauk umumnya sudah ditata rapi dalam sekat wadah kaca gerobak dan langsung dibungkus menggunakan kertas nasi kotak modern.
Harga pun kompetitif. Rata-rata dibanderol mulai dari Rp15.000 – Rp18.000 per porsi komplit, menjadikannya alternatif makan siang yang sangat populer bagi pekerja dan mahasiswa. (Hilal)



