EKBISPAR.COM – La Vela lagi viral di dunia maya. La Vela atau La Vela Little Europe adalah destinasi wisata dan pusat gaya hidup bernuansa Eropa klasik, kanal ala Venesia, dan arsitektur ikonik.
Berlokasi di Green Lake City, perbatasan Jakarta Barat dan Tangerang, kawasan ini menggabungkan area rekreasi, kuliner, dan pusat perbelanjaan terpadu (one-stop shopping).
Kawasan seluas hampir 6 hektar ini menampilkan berbagai fasilitas, seperti spot foto instagrammable dan gerai ritel. Akses masuk ke kawasan ini umumnya gratis, namun beberapa area komersial menerapkan kebijakan minimum transaksi belanja atau makan.
Kawasan ini dirancang menyerupai kota kecil di Italia dan Belanda. Di sini ada replika kanal romantis khas kota Venesia, lengkap dengan jembatan melengkung dan perahu kayu untuk latar foto.
Landmark Chapel yakni bangunan kapel megah berbentuk kastel mirip di dunia dongeng terdapat di sini.
Yang paling banyak dijadikan konten netizen di media sosial adalah Bear Town. Area dekorasi unik yang dipenuhi oleh ratusan instalasi boneka beruang (teddy bear) berukuran besar.
Pada akhir pekan, sering diadakan pertunjukan biola (violin serenade), mini orchestra, pantomim, hingga manusia patung.
Kawasan kuliner di sini diisi oleh berbagai merek kuliner terkenal, di antaranya restoran utama seperti Song Fa Bak Kut Teh, Lao Lao Huo Guo (Hot Pot), Good Taste, Dii Thai, A&W, dan Gion Sushi.
Untuk kafe & dessert terdapat December Coffee, Aming Coffee, Fore Coffee, Sour Sally, Chatime, dan Teazzi.
Supermarket besar seperti GrandLucky sebagai tempat belanja kebutuhan bulanan dan jajanan impor premium ada di sini.
Toko kosmetik Sociolla, Watsons, Century, Sensatia Botanicals, dan butik pakaian This Is April serta pusat relaksasi Nest Reflexology, Fisio One, dan pusat kebugaran FTL Gym ada di sini.
Beruang
Beruang-beruang cokelat dalam bentuk boneka besar banyak ditemukan di sini. Alasan banyaknya boneka beruang di La Vela karena kawasan ini baru saja meresmikan ekspansi Fase 2 dengan konsep khusus bernama “Bear Town”.
Ya, ratusan instalasi teddy bear berwarna cokelat berukuran besar sengaja disebar di berbagai sudut gedung. Tujuannya untuk menghidupkan suasana kota kecil Eropa agar terasa hangat, menggemaskan, mirip seperti area di Disneyland.
Boneka-boneka beruang raksasa ini dipasang dengan pose dan penempatan yang unik. Pengunjung menjadikannya sebagai salah satu spot foto favorit selain area kanal air Venesia.
Berbeda dengan area kanal air utama yang memberlakukan aturan transaksi minimal, area Bear Town ini bebas biaya masuk (gratis) untuk seluruh pengunjung yang ingin sekadar melihat-lihat atau berfoto.
Tiga Ratus Ribu
Syarat belanja minimal Rp300.000 dalam satu struk asli yang viral dibahas di media sosial, hanya berlaku khusus untuk pengunjung yang ingin masuk ke Area Kanal utama La Vela Green Lake City.
Aturan ketat ini diterapkan oleh pihak manajemen demi menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan kawasan dari lonjakan pengunjung yang tidak tertib.
Satu struk belanja senilai minimal Rp300.000 berlaku untuk maksimal 4 orang. Jika rombongan berjumlah 5 hingga 8 orang, harus menyiapkan dua struk terpisah dengan nominal yang sama.
Kita harus menunjukkan struk fisik/cetak yang sah dan asli dari kasir, bukan berupa foto atau tangkapan layar ponsel.
Manajemen mewajibkan nominal tersebut tercantum dalam satu struk tunggal (single receipt). Pengunjung tidak diperbolehkan menggabungkan beberapa struk kecil (misalnya belanja Rp100.000 di tiga toko berbeda) untuk ditotal menjadi Rp300.000.
Pengunjung bebas berbelanja di gerai komersial mana saja yang berada di dalam kawasan La Vela. (Hilal)



