EKBISPAR.COM – Di tengah kerasnya jalanan dan kejaran target setoran, sebuah kisah hangat datang dari sudut Kota Sukabumi.
Belakangan ini, jagat media sosial dihebohkan oleh aksi inspiratif seorang sopir angkutan kota (angkot) berwarna merah muda (pink) yang punya kebiasaan unik: sering menggratiskan ongkos penumpangnya.
Sopir berhati emas bernama Kang Daves atau Dani Aziz ini adalah sopir angkot asal Cianjur, Jawa Barat yang viral karena menggratiskan ongkos untuk anak-anak sekolah yang melintasi trayek Cianjur-Mangun.
Beroperasi dengan angkot berwarna merah muda (pink), keputusannya ini bermula dari keprihatinannya saat melihat banyak murid SD terpaksa berjalan kaki karena tidak memiliki uang.
Berkat aksi sosialnya yang konsisten dan menyentuh hati, ia tidak hanya menuai pujian dari netizen, tetapi juga berhasil menarik perhatian produser televisi nasional hingga diundang ke program komedi hits, Lapor Pak! di Trans 7.
Bagi warga Sukabumi, angkot pink mungkin sudah biasa secara tampilan rute. Namun, angkot pink milik Kang Daves memiliki “jiwa” yang berbeda.
Di saat banyak sopir angkot mengeluhkan sepinya penumpang akibat gempuran transportasi online, ia justru memilih untuk berbagi.
Bagi Kang Daves, menarik angkot bukan sekadar tentang mencari materi, melainkan juga ladang untuk menjemput berkah dan melarung kebaikan.
Viralnya aksi Kang Daves di media sosial akhirnya berbuah manis. Konsistensinya dalam menebar kebaikan membawanya terbang ke Jakarta untuk menjadi bintang tamu di program komedi situasi Lapor Pak! Trans 7.
Di hadapan Andre Taulany, Wendy Cagur, Andhika Pratama, Surya Saputra, dan Kiky Saputri, Kang Daves membagikan kisah di balik aksi mulianya tersebut. Pertemuannya dengan para “petugas kepolisian” Lapor Pak! berlangsung penuh tawa sekaligus haru.
Kehadirannya di televisi sontak membuat warga Sukabumi bangga. Banyak netizen yang mendoakan agar Kang Daves selalu diberi kesehatan dan kelancaran rezeki agar bisa terus mengemudikan angkot pink penuh kebaikan tersebut.
Kisah Kang Daves adalah bukti nyata bahwa untuk menjadi orang baik dan bermanfaat, kita tidak perlu menunggu kaya raya. Dengan profesi yang sederhana sekalipun, seseorang bisa memberikan dampak yang luar biasa bagi lingkungan sekitarnya.
Jika kebetulan sedang berkunjung ke Sukabumi dan melihat angkot berwarna pink dengan sopir ramah bernama Kang Davis, jangan lupa berikan senyuman terbaik Anda. Siapa tahu, Anda sedang berpapasan dengan salah satu pahlawan jalanan masa kini. (Hilal)



