EKBISPAR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten memastikan kesiapsiagaan mitigasi bencana di kawasan wisata telah dilakukan jauh hari menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Upaya tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi unggulan di Banten.
Pihak BPBD menyampaikan bahwa langkah mitigasi tidak dilakukan secara mendadak. “Sebetulnya mitigasi bencana di menjelang akhir tahun Nataru ini kita sudah lama, sudah dua bulan yang lalu,” ujar Lutfi. Salah satu fokus utama mitigasi adalah pembinaan terhadap balawista atau petugas penjaga pantai. “Salah satunya adalah kita sosialisasi pembinaan kepada balawista. Balawista itu yang membantu penanganan bencana di lokasi wisata,” jelasnya.
Pembinaan tersebut tidak hanya dilakukan di satu lokasi. BPBD mencatat setidaknya terdapat delapan titik wisata di Provinsi Banten yang telah mendapatkan pembinaan. “Itu sudah lama kita lakukan, bahkan tidak hanya di Anyar, di beberapa titik wisata yang ada di Banten, ada sekitar delapan titik,” katanya.
Selain pembinaan, BPBD juga melakukan patroli dan pengecekan langsung ke lapangan. “Secara internal BPBD sendiri juga kita mulai tanggal 24, 25, 26, 27 kemarin kita patroli, kita pengecekan ke titik-titik wisata,” ungkapnya. Dari hasil pemantauan tersebut, kondisi cuaca di wilayah Banten dinilai relatif aman. “Alhamdulillah sampai detik ini cuaca masih bagus nih Banten ini, dan insya Allah sampai tahun baru nanti masih bagus,” ujarnya.
Meski demikian, BPBD tetap mencermati potensi hujan di beberapa wilayah tertentu. “Kalau pernah ada hujan itu sporadis. Saya lihat di map itu yang sering hujan ada di wilayah selatan, Tanjung Lesung, kemudian di seputar pantai juga,” katanya. Sementara untuk kawasan Anyar, kondisi cuaca disebut cukup kondusif. “Kalau di Anyar itu sebetulnya dua sampai tiga hari ini clear saja. Kalau hujan rintik-rintik, hilang,” tuturnya.
BPBD mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada serta mematuhi arahan petugas di lapangan, meski kondisi cuaca terpantau aman. Kesiapsiagaan dan kolaborasi antara pemerintah, petugas wisata, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan libur Nataru di Banten berlangsung aman dan nyaman.
(Sarah)


