EKBISPAR.COM – Honda kembali menghadirkan Kirana, motor legendaris yang sempat hits di Indonesia. Mengusung konsep desain klasik modern, tipe ini mempertahankan bentuk ikonik ala Honda Kirana dengan sentuhan aksen warna emas yang mewah.
Motor ini memiliki mesin injeksi 125cc, dibekali mesin 123,94 cc 1-silinder berpendingin udara dengan sistem bahan bakar injeksi yang lebih efisien.
Untuk fitur pencahayaan, menggunakan lampu depan LED serta pembaruan pada panel indikator.
Kamboja
Honda Kirana baru ini dipasarkan di Kamboja dan dirilis oleh NCX Honda sebagai Honda Dream 125 versi 2027. Ini merupakan motor bebek kelas premium yang menggabungkan desain super klasik era 2000-an awal dengan sentuhan teknologi modern.
Meskipun penampilannya sekilas sangat mirip dengan Honda Kirana lama yang sempat mengaspal di Indonesia pada tahun 2002–2004, terdapat perbedaan signifikan pada sektor mesin dan fitur.
Berikut adalah perbandingan detail antara Honda Kirana Baru (Dream 125 Versi 2027) dan Honda Kirana Lama:
Mesin Jauh Lebih Irit: Honda Kirana lama terkenal cukup irit di masanya (sekitar 50 km/liter). Namun, versi barunya yang sudah mengadopsi sistem Injeksi PGM-FI dan konfigurasi mesin OHC terbaru diklaim jauh lebih efisien dalam mengonsumsi bahan bakar.
Estetika Mewah (“Bebek Bangsawan”): Berbeda dengan Kirana lama di Indonesia yang dulu diposisikan sebagai motor harian fungsional kelas menengah ke bawah, Kirana baru di Kamboja dikemas sebagai motor bebek premium.
Hal ini terlihat dari emblem gold timbul, striping pola emas, dan detail kosmetik yang membuatnya dihargai sangat mahal di sana (menyentuh kisaran Rp40 jutaan).
Kaki-kaki Tetap Klasik: Menariknya, untuk mempertahankan kenyamanan berkendara yang khas dan kemudahan perawatan, Honda Kirana baru tetap memakai velg jari-jari dan rem tromol depan-belakang seperti pendahulunya.
Motor bebek Honda Kirana versi modern (Honda Dream 125) diproduksi dan dipasarkan secara resmi di kawasan Asia Tenggara, khususnya negara-negara berikut.
Kamboja menjadi pasar utama. Diproduksi langsung oleh NCX Honda Kamboja. Di negara inilah motor tersebut memegang status sebagai kendaraan bebek premium yang sangat populer.
Myanmar: Motor ini juga dirilis secara resmi oleh Honda untuk memenuhi pasar bebek klasik premium di sana.
Vietnam (Pasar Impor CBU): Meskipun tidak dirakit lokal di sana, antusiasme masyarakat Vietnam terhadap motor ini sangat tinggi. Banyak dealer lokal di Vietnam (seperti di Kota Ho Chi Minh) mengimpornya secara utuh (CBU) dari Kamboja untuk dijual kembali dengan harga fantastis.
Bagaimana dengan Indonesia?
PT Astra Honda Motor (AHM) selaku agen pemegang merek di Indonesia tidak memasarkan motor bebek klasik ini lagi sejak Kirana lama disuntik mati pada tahun 2004–2005. Konsumen Indonesia yang sangat menginginkannya harus membelinya melalui jalur Importir Umum (IU) dengan biaya yang jauh lebih mahal. (Hilal)



