EKBISPAR.COM – Tasyi Athasia dan kuliner, tidak bisa dipisahkan. Beragam berita viral Tasyi didominasi info kuliner. Terbaru, Tasyi Athasia membuat kue batik yang menghabiskan waktu 55 jam.
Perjuangannya ini membuahkan hasil. Laman detikFood membahas, ia berhasil mendapat penghargaan rekor MURI!
Membuat kue motif batik ini menjadi cara Tasyi merayakan Hari Kemerdekaan.
Queen Of Home Cooking ini memang dikenal senang membuat kreasi makanan berukuran besar atau sering disebut sebagai makanan ‘megalodon’. Kali ini Tasyi berkreasi lewat kue batik yang ia buat dalam kurun waktu 55 jam dan menghabiskan modal sebesar Rp 35 juta.
Dalam unggahan di TikTok @tasyiathasyia, wanita ini terlihat mengawali karyanya dengan membuat basis kue batik terlebih dahulu.
Untuk basis bagian bawah kue batik, Tasyi menggunakan adonan brownies kukus yang dikenal punya tekstur fudgy. 12 loyang disiapkan oleh Tasyi yang masing-masingnya berukuran 1 meter. Setelah dikukus, brownies ini dimasukkan ke dalam freezer.
Di hari kedua, Tasyi fokus menyelesaikan adonan bolu batiknya. Ia lagi-lagi menyiapkan 12 loyang adonan, kemudian dibagi-bagi sesuai warna.
Adonan bolu yang sudah dimasukkan ke dalam plastic wrapped dipakai untuk membuat motif batik. Motif batik pertama yang ia buat adalah batik buketan atau floral.
“Ini salah satu motif batik favorit aku. Batik buketan asal Pekalongan, Jawa Tengah. Batik ini memiliki motif bunga yang sangat indah,” ujarnya dalam video.
Setelah berhasil menyelesaikan empat loyang, di hari kedua Tasyi lanjut membuat adonan batik tumpal pucuk rebung asal Betawi yang motifnya segitiga runcing, menyerupai tunas bambu atau rebung.
Tak berhenti di situ, Youtuber ini lalu membuat adonan batik motif ulos yang berasal dari daerah Batak. Selanjutnya batik motif parang asal Solo dibuat oleh Tasyi. Ia mengungkap motif satu ini merupakan salah satu yang tertua di Indonesia.
Lalu ada batik Kawung, asal Jogjakarta yang juga dibuat oleh Tasyi. Di hari ketiga, Tasyi Athasyia membuat adonan batik megamendung dari Jawa Barat.
Setelah berhasil membuat pola batik, Tasyi lalu melapisi adonan batik dengan adonan brownies, kemudian dikukus kembali.
Terakhir, Tasyi mengolah brownies kukusnya dengan menambahkan tiramisu crunch dan semacam selai cokelat sebelum adonan bolu batiknya diletakkan di atas adonan brownies.
Loyang empat meter lalu disiapkan oleh Tasyi dan tim. Satu per satu potongan kue bolu batik diletakkan di atas loyang sesuai dengan motifnya. Sebagai sentuhan akhir, Tasyi menambahkan hiasan bertuliskan ‘Dirgahayu 81 Indonesia.’
Kue batik raksasa ini bukan sekadar dibuat untuk perayaan, melainkan sebagai bentuk persembahan yang dapat menginspirasi dan mengingatkan banyak orang akan banyaknya keindahan budaya Indonesia.
Rekor MURI
Pembuatan kue batik berukuran raksasa ini juga berhasil membuat Tasyi mendapatkan penghargaan rekor Muri. Tim dari Muri datang langsung untuk mengukur kue tersebut. Kue batik punya Tasyi ini pun harus punya ukuran lebih besar dari rekor sebelumnya.
Tasyi berhasil karena Kue batik berukuran 12 meter ini tidak hanya menjadi yang tebesar di Indonesia, tetapi juga di dunia. YouTuber ini mengaku senang dan bersyukur karena ini merupakan verifikasi kedua yang ia dapatkan atas karyanya tahun ini.
Tidak sia-sia, setelah diukur dan mendapat verifikasi resmi, kue batik itu lalu dipotong-potong untuk dibagikan ke sesama. Ada lebih dari 1200 buah kue batik yang dibagikan oleh Tasyi.
Lewat keberhasilannya ini, Tasyi mengaku menjadi semakin semangat untuk berkarya.
Ia juga mengungkap, “Ini untuk semua ibu-ibu yang ada di rumah, untuk Indonesia, we can do it.”
Laman Kapanlagi membahas, influencer sekaligus food vlogger ini mengumumkan pencapaian tersebut melalui akun Instagram pribadinya bersama akun resmi @muri_org. “REKOR DUNIA KUE TERBESAR BERMOTIF BATIK,” tulis Tasyi.
Dalam keterangan unggahan, Tasyi menyampaikan terima kasih kepada pihak yang mendukungnya untuk terus berkarya. Ia juga mendedikasikan pencapaian ini untuk para ibu rumah tangga di Indonesia, sekaligus menyebut bahwa siapa pun bisa berkarya dan menorehkan prestasi meski dari rumah.
“MASYA ALLAH SENENG BGT BISA DAPET REKOR DUNIA @muri_org, ga nyangka jujur, thankyou apresiasi nya temen2 semua kita berhasil bikin ‘KUE TERBESAR BERMOTIF BATIK’ Seru bgt btw naik truck bagi2 makanan, jadi ketagihan jujur. siapa yang kemarin kebagian jugaaa kue nya??” ungkap Tasyi dalam unggahannya.
Asal tahu, ini bukan rekor MURI pertama Tasyi Athasyia pada 2026. Pada Juni 2026, ia lebih dulu meraih rekor untuk kategori lukisan berbahan cokelat putih terbesar di Indonesia.
Pencapaian berbahan cokelat putih tersebut bahkan sempat diverifikasi Guinness World Records. Verifikasi ini menambah daftar pengakuan resmi atas karya yang ia hasilkan.
Deretan pencapaian ini semakin mengukuhkan nama Tasyi sebagai kreator konten kuliner yang gemar menghadirkan karya-karya berskala besar dari dapur rumahnya sendiri. (Hilal)



