EKBISPAR.COM — Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong penguatan pasar modal syariah pada 2026. Sejumlah agenda pengembangan telah disiapkan tahun ini dengan harapan mampu memacu pertumbuhan yang berkelanjutan. Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh, mengatakan tema pengembangan tahun ini adalah kebangkitan menuju pasar global. Untuk mendukung tema tersebut, BEI berencana menggelar berbagai kegiatan besar, termasuk peringatan 15 tahun kebangkitan pasar modal syariah Indonesia.
“Karena tema untuk pasar modal syariah adalah kebangkitan menuju global, maka kami akan mengemas event besar untuk mendukung tema tersebut,” ujar Irwan. Irwan menjelaskan, program pertama yang disiapkan adalah edukasi. Selanjutnya, BEI juga menghadirkan program apresiasi yang dirancang selaras dengan upaya peningkatan jumlah investor dan transaksi syariah melalui berbagai skema penghargaan.
Ia menuturkan, penggunaan istilah apresiasi dipilih secara khusus. “Kami menggunakan pendekatan apresiasi karena jika disebut lomba, ada yang mempertanyakan kesesuaiannya dengan prinsip syariah,” jelasnya. Program berikutnya mencakup talk show dan expo, antara lain Sharia Investment Week, peringatan 15 Tahun Kebangkitan Pasar Modal Syariah Indonesia, serta Sharia Investor City. Selain itu, BEI juga memperkuat aspek pengelolaan digital.
Dari sisi publikasi, BEI akan merilis berbagai data dan informasi, seperti infografik investor syariah, pemetaan investor, publikasi kinerja dan statistik pasar modal syariah, hingga pengelolaan database khusus sektor ini. Tidak hanya itu, BEI juga menyiapkan survei dan kajian pengembangan, termasuk penyusunan roadmap pasar modal syariah 2026–2030, kajian fatwa, pengembangan instrumen syariah, survei literasi saham syariah, kajian bisnis syariah, serta kerja sama dengan pusat riset.
Upaya penguatan kapasitas juga dilakukan melalui program training of trainers (TOT) dan capacity building, yang mencakup pendampingan sertifikasi SOTS, penguatan galeri investasi syariah, lembaga filantropi, hingga IDX Islamic Community Gathering.
Sebagai langkah akhir, BEI akan mengembangkan platform digital khusus pasar modal syariah. Platform ini diharapkan mampu mengintegrasikan data pendaftaran kegiatan yang selama ini masih tersebar, sehingga memudahkan proses pendataan dan pemantauan ke depan.
(Sarah)


