EKBISPAR.COM – Direktur Kemitraan dan Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas, Taufiq Hidayat Putra, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten yang dinilai melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.
Apresiasi ini ditujukan kepada Pemprov Banten, Bank Indonesia Perwakilan Banten, dan pemerintah kota/kabupaten atas kolaborasi dan inisiasi program yang telah dilakukan.
Saat ditemui di sela acara Forum Ekonomi Banten 2025, di BBIC Hotel Aston Serang, Selasa (09/12/25), Taufiq menyoroti pentingnya upaya kolaboratif ini, terutama dalam konteks Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang memuat beberapa prioritas untuk Banten.
Menurut Taufiq, Bappenas menyatakan komitmennya untuk mendukung program afirmatif guna mengatasi disparitas antara wilayah Banten Selatan dan Banten Utara. Tujuannya adalah agar Banten Selatan dapat mengejar ketertinggalan dan menikmati pertumbuhan ekonomi yang merata.
“Tadi Pak Asda sudah menyampaikan beberapa proyek besar yang sekali lagi kami terima kasih, Pak. Ini kalau tidak ada koordinasi, tidak ada sosialisasi, tidak mudah membangun satu jalan tol ya menuju kawasan wilayah yang intinya akan dikembangkan,” terangnya.
Selain pembangunan jalan tol yang kini dirasakan relatif lancar, Bappenas juga menyoroti pentingnya infrastruktur tambahan dan pelayanan, termasuk keberadaan fasilitas kereta api yang berfungsi sebagai penunjang pelayanan, khususnya bagi sektor pertanian dan pariwisata di wilayah Selatan.
Program-program pembangunan yang sudah berjalan baik, seperti program Gubernur yang berjenjang dengan pembangunan pusat untuk jalan-jalan desa, diusulkan untuk diperkuat. Penguatan ini dapat dilakukan dengan menambahkan skema rantai pasok (supply chain) yang lengkap.
“Jadi ada ruh kehidupan ekonomi, sosial, jalan-jalan itu sebagai jaringan, sebagai saluran. Nah, ruhnya itu supply chain antara pertanian, komoditas, dan pasar,” jelasnya.
Selain infrastruktur dan ekonomi, kolaborasi dan perhatian lebih juga diperlukan untuk pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan.
Sebagai langkah terakhir, Taufiq menekankan peran penting kolaborasi lintas sektor, termasuk peran masyarakat dan netizen.
“Terakhir nih, ini banyak agensi yang sangat aware dengan sosmed ya. Ini bisa dipromosikan potensi besar di Banten Selatan,” katanya.
Ia mengajak pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait untuk bersinergi. “Infrastruktur sudah disiapkan, program-program sudah disiapkan, ini bisa didorong, dipromosikan, bagus di wilayah Banten,” tutupnya.(siska)


