EKBISPAR.COM — General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten Muhammad Joharifin menyebutkan pihaknya melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi meningkatnya penggunaan kendaraan listrik selama arus mudik Lebaran 2026.
Joharifin mengatakan secara nasional tren pemudik yang menggunakan kendaraan listrik roda empat diproyeksikan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun lalu jumlah pemudik kendaraan listrik sekitar 13.674, kemudian diproyeksikan meningkat sekitar 1,6 kali lipat menjadi sekitar 23.147 pada tahun ini,” ujarnya.
Seiring dengan meningkatnya jumlah pemudik kendaraan listrik tersebut, PLN juga melakukan penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Secara nasional jumlah SPKLU diproyeksikan meningkat sekitar 1,7 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dulu sekitar 1.000 unit, kemudian diproyeksikan menjadi sekitar 1.681 unit secara nasional,” katanya. Ia menambahkan, transaksi pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU juga mengalami peningkatan yang signifikan.
“Untuk transaksi SPKLU bahkan mengalami kenaikan hingga empat kali lipat,” jelas Joharifin. Sementara itu, di wilayah Banten sendiri tren pemudik yang menggunakan kendaraan listrik diperkirakan meningkat sekitar 1,4 kali lipat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, PLN juga menambah jumlah SPKLU sekitar 1,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Saat ini di wilayah Banten terdapat sekitar 255 unit SPKLU yang tersebar di 138 lokasi,” katanya. Selain penambahan jumlah SPKLU, PLN juga melakukan optimalisasi fasilitas pengisian daya dengan mengubah sejumlah SPKLU yang sebelumnya menggunakan slow charging menjadi ultra fast charging, khususnya di lokasi-lokasi dengan tingkat penggunaan tinggi.
Menurut Joharifin, langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pengisian daya kendaraan listrik sehingga dapat mengurangi antrean di jalur mudik. “Strateginya adalah mengurangi jumlah antrean. SPKLU yang ramai kita optimalkan menjadi ultra fast charging, sedangkan yang tidak terlalu ramai kita sesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.
Dengan langkah tersebut, PLN berharap kapasitas pelayanan pengisian kendaraan listrik dapat meningkat secara signifikan sehingga perjalanan mudik masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik, dapat berlangsung lebih lancar.
(Sarah)


