EKBISPAR.COM — Pemerintah Provinsi Banten menghadirkan layanan kesehatan bergerak berupa mobile klinik berbasis telemedicine. Program ini ditegaskan bukan sekadar pengadaan ambulans biasa, melainkan inovasi layanan kesehatan terpadu. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji, yang menyebut program ini sebagai layanan kesehatan dalam mewujudkan visi Banten Sehat.
“Pengadaan ini adalah mobile klinik berbasis telemedicine. Ini inovasi Pemerintah Provinsi Banten dalam bidang kesehatan dalam rangka mewujudkan Banten Sehat,” ujarnya. Ia menjelaskan, yang membedakan mobile klinik ini dengan ambulans pada umumnya adalah kelengkapan alat kesehatan di dalamnya.
“Jadi bukan sekadar ambulans. Yang mahalnya itu isinya. Ada ventilator untuk gawat darurat, ada alat USG untuk pemeriksaan ibu hamil terutama di daerah pelosok, ada portable rontgen, EKG, sampai mini laboratorium,” jelasnya. Seluruh peralatan tersebut telah terintegrasi dengan sistem telemedicine dan terkoneksi langsung dengan RSUD Banten sebagai provider utama.
“Alat itu telemedicine, artinya tersambung ke RSUD Banten. Jadi ketika dokter umum di lapangan menemukan sesuatu yang perlu dikonsultasikan, bisa langsung terkoneksi dengan dokter spesialis. Hasilnya bisa dibaca dan dilihat langsung,” katanya. Mobile klinik ini tersedia dalam dua tipe, yakni tipe besar dan tipe kecil. Tipe kecil disiapkan untuk menjangkau wilayah pegunungan atau daerah dengan akses terbatas.
“Mau tipe kecil atau tipe besar, semuanya ada alat-alat tersebut. Kita sesuaikan dengan kondisi wilayahnya,” ujarnya. Sebelumnya, layanan serupa sudah ada satu unit dan bahkan ambulans lama telah ditingkatkan dengan peralatan tambahan. Namun dengan penambahan armada baru, jangkauan pelayanan diharapkan semakin luas.
Penempatan kendaraan akan dilakukan secara bergantian berdasarkan koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten dan kota. “Nanti kita minta lokasi mana yang sulit dijangkau puskesmas atau pustu, di situlah kita hadir. Jadi yang jauh tetap kita jemput,” tegasnya.
Program ini menjadi bagian dari visi Banten Sehat yang telah tertuang dalam RPJMD. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan akses layanan kesehatan berkualitas. “Jadi kita gempur semua akses layanan kesehatan. Ada mobile clinic, ada telemedicine untuk yang sibuk dan tidak sempat ke puskesmas. Semua kita lakukan untuk mendekatkan layanan ke masyarakat,” pungkasnya.
(Sarah)


