EKBISPAR.COM – Di era 90-an Blok M menjadi primadona. Namun pada era 2010an Blok M sepi dan tak seramai dulu sebagai kawasan pusat nongkrong, gaya hidup, dan fashion style ibu kota. Namun keberadaan M Bloc Space kembali membuat Blok M kembali hits dan disukai generasi muda yang berbeda era.
M Bloc Space adalah kawasan ruang kreatif publik (creative hub) populer di Jakarta Selatan yang menjadi pusat berkumpulnya anak muda, komunitas, dan pegiat seni.
Area ini merupakan hasil revitalisasi kompleks bangunan tua dan bekas rumah dinas percetakan uang Peruri.
Kawasan ini dikembangkan dengan memadukan arsitektur bergaya vintage dengan sentuhan modern.
Terdapat panggung pertunjukan musik, ruang pameran, toko buku independen, dan gerai musik.
Dilengkapi dengan berbagai tenant restoran, kafe, toko produk lokal, serta M Bloc Market yang menjual barang kebutuhan dari UMKM.
Area ini memiliki area terbuka dengan lukisan mural yang ramah untuk pejalan kaki (pedestrian-friendly), ramah keluarga (family-friendly), serta dilengkapi dengan atap pelindung.
Lokasinya sangat strategis dan terhubung langsung dengan berbagai moda transportasi umum di kawasan Blok M.
Populer di Kalangan Muda
M Bloc Space menjadi tren populer di kalangan anak muda karena berhasil menggabungkan konsep pelestarian budaya (heritage), ruang kreatif, dan budaya nongkrong kekinian dalam satu lokasi yang strategis.
M Bloc mengubah bekas rumah dinas Peruri yang terbengkalai menjadi ruang publik bergaya vintage tropis yang sangat ramah foto (instagramable).
Tersedia ruang pertunjukan musik intim (M Bloc Live House) dan galeri seni yang rutin menggelar konser band independen (indie), pameran lukisan, serta lokakarya kreatif.
Kebijakan tempat ini melarang jaringan ritel atau waralaba internasional besar. Semua gerai kuliner, toko rilisan fisik, toko buku, hingga M Bloc Market wajib menjual produk lokal dan UMKM kreatif.
Kompleks ini menerapkan konsep pedestrian-friendly di mana kendaraan bermotor dilarang masuk ke area dalam, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk berjalan kaki atau sekadar mengobrol di area terbuka.
Lokasi ini mempromosikan budaya berkelanjutan dengan menyediakan fasilitas pemilahan sampah dan membatasi penggunaan plastik sekali pakai di sebagian besar gerainya.
Letaknya berada di kawasan Blok M yang terhubung langsung dengan stasiun MRT Jakarta (Stasiun MRT Blok M BCA) dan halte bus TransJakarta (Halte integrasi CSW/Blok M). Kemudahan akses tanpa perlu membawa kendaraan pribadi ini sangat cocok dengan gaya hidup praktis anak muda perkotaan. (Hilal)



